GILA AKU DIBUATNYA ...!!!

Gila aku ini dibuatnya....!!!

Terlintas kah dia, saat pertama kali melakukannya, rasanya sakiiiiit....???
Lalu kau biarkan dia tetap bertahan dengan rasa sakitnya,
Sementara kau merasakan kepuasaan seorang diri.

Gila aku ini dibuatnya...!!!

Setelah beberapa masa menghitung hari,
ketika itu juga tanda garis merah membuatnya shock setengah mati,
Dan kau santai menanggapinya, tanpa empati, nggak mau simpati, kau kikir dengan pikirmu.

Gila aku ini dibuatnya...!!!

ketika kau bicara sebelum dan sesudah peristiwa 'berdarah' ini, 
kau memang tak patut di percaya,

kau gombal sebelumnya,
kau mahal sesudahnya,

kau baik ku kenal sebelumnya,
kau jadi brutal sesudahnya,

Gila aku ini dibuatnya ...!!!

Biarkan perut membesar seperti busung lapar
Dan ini  adalah akhir dari segalanya,

Gila aku ini dibuatnya...!!!

ketika sakit & merintih selama 9 bulan lamanya,
ketika semua makanan terasa basi di mulut,
ketika apapun yg dimasukan dalam perut, 
menolak  untuk di nikmati,

Gila aku ini dibuatnya...!!!

jual tanah, jual emas, jual tivi, jual radio, jual handphone, jual motor, jual mobil, jual rumah orang tua, bahkan sempat jual diri,
untuk biarkan hasil birahi kalian keluar dengan selamat...

Gila aku ini dibuatnya...!!!

dengan segala pengorbanan jiwa raga,
dengan membiarkan masa depan menutup pintu dan tergembok,
dengan mendengarkan buah bibir semua orang,
dengan memupuk aib keluarga,
Sudahlah, itu sudah menjadi pilihan di awalkan ?

Tapi, tetaaap Gila aku dibuatnya...!!!

Sementara banyak orang yang datang ke bank sperma untuk minta dibuahi,
karena menginginkan kehadiran seorang anak di rumahnya 


Sementara ini, karena alasan kondisi ekonomi, 
SEORANG IBU MEMBUNUH ANAKNYA SENDIRI YANG BARU LAHIR !!!

DUNIA SUDAH GILAAA !!!
Tak akan ada lagi peribahasa UNTUKMU yang mengatakan,

KASIH IBU SEPANJANG MASA

Kamu sudah bikin semua orang geleng-geleng,
termasuk saya, sudah menjadi gila karena KAMU TAK PANTAS DISEBUT IBU !!!

1 komentar:

chelsea lembana tirtabhumi mengatakan...

dulu puluhan ratusan taun yg lalu...dmn keadaan lbh sulit lg dr skrg, pangan mesti dicr jauh, ato menunggu panen, gak ada yg serba instan ky skrg.
tp ibu2 jaman dulu punya mental dan tekad yg keras utk membesarkan titpan tuhan yg lucu2... apapun dia lakukan demi titipan tuhan yg sgt berharga itu. cm bermodalkan air susu ibu, sang titipan tuhan bs tumbuh dan maju, hingga jdlah qta yg skrg yg mgkn saja keturunan nya...
krn pengorbanan seorang ibu maka tuhan memberikan label spesial untuk para ibu "surga ditelapak kaki ibu"
akan tetapi klo perilaku ibu seperti skrg lantas dimanakah surga itu berada?? klo seorang ibu sudah tdk mau di titipkan anak2 penghuni surga.